Wednesday, July 1, 2015

My extraordinary love

Apa sih tantangan terbesar kalian ketika memiliki pacar? Si dia egois? Kurang pengertian? Orangtuanya ga setuju? Atau ada ga yang lebih menantang selain menjalin hubungan beda agama dengan dia yang telah memiliki 2 orang anak dan berpotensi tidak direstui orangtua?
 
Hahaha (sebentar aku ketawa dulu) yup that's my relationship. Just info guys aku wanita single dengan latar belakang agama yang cukup kuat yang anti dengan perceraian. Tapi apalah daya cinta menyapa meskipun kondisi mendekati perang dunia.

Perkenalan dengan si dia sangat berkesan, aku ingat betul saat pertama kali kita janjian di salah satu coffee shop di mall yang terletak di jakarta selatan. Dia menggunakan sport outfit dengan bentuk tubuh atletis dan menggenggam sebuah buku. See, dia suka olahraga dan terlihat pintar, benar-benar tipe aku banget. Sejak awal dia sudah sangat menarik perhatian, belum lagi dia sangat ramah. Dan yang paling menyenangkan adalah karena dia selalu tertawa mendengar jokes yang aku sampaikan.

He is so gentle, kita berdua menghabiskan waktu berjam-jam untuk ngobrol. Pertemuan perdana ini berjalan sangat lancar dan setelahnya dia mengantarkanku pulang.

Dari pertemuan ini aku mengetahui kalau dia 12 tahun diatasku (meskipun wajahnya terlihat jauh lebih muda), dia duda, dia memiliki 2 orang anak, dan dia berbeda agama dariku. Hal-hal lainnya telah membutakan mataku akan 4 point "mengagetkan" diatas. Menghabiskan waktu dengannya sungguh-sungguh menyenangkan,
tak lama setelah pertemuan itu kami memutuskan jadian.

Beberapa bulan pertama aku sengaja menyembunyikan hubungan ini dari orangtuaku, sampai akhirnya aku memberanikan diri untuk membawanya kerumah untuk bertemu orangtuaku. Setelahnya aku dicecar banyak pertanyaan terutama mengenai perbedaan agama kami. Tapi aku berhasil meyakinkan mereka bahwa kami berdua telah sepakat untuk tidak "tarik-menarik". Meskipun berat, aku menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk membuat mereka tenang akan hubungan ini.

Tapi ada hal yang sampai dengan saat ini belum aku sampaikan yaitu dia duda dan telah memiliki 2 anak. Sejak awal aku sengaja menyembunyikannya karena aku mau mereka menilai pasanganku murni karena sifat dan kepribadiannya. Tapi tak terasa saat ini hubungan kami sudah berjalan hampir 1 tahun dan mereka masih belum mengetahuinya.

Minggu ini aku, pasangan dan orangtuaku berencana makan malam diluar. Saat itu aku akan mengatakannya kepada mereka. Aku sengaja memilih diluar rumah karena untuk menghindari respon berlebihan dari kedua orangtuaku ketika mendengar yg kami sampaikan.

Entah apa yang akan terjadi nanti. Tapi yang jelas mereka harus tahu betapa aku sangat mencintai pria ini dan bersedia menerima dia satu paket dengan masa lalunya. Yaaaa semoga saja semua berjalan lancar dan kedua orangtuaku dapat menerima hal ini. Wish me luck ya...

No comments:

Post a Comment